Selasa, 30 November 2010
Sebab ARGENTINA kalah lawan JERMAN
Berapa jumlah pensil ini ?

"JURAGAN EMAS"
penampilan sesorang memang tidak bisa dijadikan untuk patokan.kaya atau miskin. tapi orang satu ini benar-benar KAYA RAYA
di adalah JURAGAN EMAS..
untuk lebih jelasnya Agan klic kebawah aja
Unik Coy..!! Lonceng Pintu..!!
Restoran “BUDDHA-BAR” Melecehkan Agama BUDDHA

Eks Gedung Imigrasi di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, sekarang dijadikan restoran Buddha Bar” dan ruang pamer lukisan.Umat Buddha yang tergabung dalam Majelis Agama Budha Theravada Indonesia (Megabudhi) menuntut agar restoran “Buddha Bar” segera ditutup.
Bisnis restoran Buddha-Bar berasal dari Perancis yang didirikan tahun 1996 dan kemudian bisnis ini berkembang dengan membuka cabang di New York, London, Dublin, Sao Paolo, Prague, Kiev, Kairo, Dubai, Beirut dan Jakarta.
Siapa Pemilik Buddha Bar ?
Sejumlah anak pejabat diduga turut memiliki saham Buddha Bar.
VIVAnews - Raymond Visan asal Paris pada tahun 1996-lah yang pertama kali mendirikan Buddha Bar. Sejak itu, Buddha Bar menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi. -
Itulah tulisan pembuka dalam situs resmi Buddha Bar, Kamis, 5 Maret 2009. Ketika pertama kali diklik, welcome page situs ini bergambar patung Buddha berwarna kuning keemasan.
Buddha Bar merupakan usaha waralaba George V Restauration yang berpusat di Prancis. Di Jakarta, lisensinya dipegang PT Nireta Vista Creative.
Sejumlah anak pejabat tanah air diduga turut memiliki saham Buddha Bar. Salah satunya adalah Reni Sutiyoso, putri mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.
Namun, hal itu dibantah sang bunda, Rini Sutiyoso. “Dia (Reni) bukan pemiliknya. Dia hanya PR (public realation atau humas) saja,” kata Rini Sutiyoso kepada wartawan kemarin, Rabu 4 Maret 2009. “Di akta (usaha) juga nggak namanya kok.”
Belum genap setahun Buddha Bar beroperasi di Jakarta, bar mewah itu mendapat kecaman dari sejumlah komunitas Buddha. Bar itu dianggap melecehkan umat Buddha. Pemilik dituntut untuk mengganti nama dagang dan melepas atribut Buddha dari tempat hiburan malam itu.
“BUDDHA BAR” PARIS












Nasib Ditangan TUHAN
“Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak”, begitulah peribahasa yang tampaknya sesuai dengan nasib penyeberang jalan yang malang ini. Penyeberang jalan yang tampak di sebelah kiri dalam gambar, sedang menyeberang jalan dalam kondisi bebas kendaraan.
Semua mengira bahwa sang penyeberang pasti akan aman sampai ke seberang jalan, namun hanya Tuhan Yang Maha Tahu yang menentukan nasib akhir sang penyeberang jalan ini ……. Video ini hasil rekaman “Kamera Lalu-Lintas” (Traffic Camera).
Burung Pengutil
Seekor burung camar (seagull) di Skotlandia (Scotland) mempunyai kebiasaan mengutil (mencuri) bungkusan snack dari sebuah toko.
Sang burung menunggu sampai penjaga toko lengah lalu ia diam-diam masuk toko dan menggondol sebuah bungkusan snack keju Doritos.
Segera sesudah ia keluar, bungkusan itu ia cabik-cabik dan isinya ia bagikan kepada burung camar lainnya.
Sejak pertama kali dia berhasil mengutil di sebuah toko itu di kota Aberdeen, Skotlandia , membuat kemudian sang burung camar menjadi ketagihan dan melakukannya secara rutin. Ia selalu mengambil bungkusan snack yang tipenya sama.
Para langganan toko tersebut kemudian ramai-ramai membayar kerugian atas bungkusan-bungkusan yang digondol si burung camar kepada pemilik toko, karena mereka melihat kejadian ini sebagai hal yang sangat lucu.
Pekerja anak di India
Anak-anak India yang tampak pada foto di bawah ini ikut bekerja menemani orang tuanya yang bekerja di proyek konstruksi di depan stadion Jawaharlal Nehru, New Delhi, India, pada tanggal 30 Januari 2010. Anak-anak tersebut menerima upah uang untuk membeli roti dan susu dan tambahan makan malam yang diberikan oleh sang kontraktor (Sumber: Boston.com).Ratu Elizabeth II BERJILBAB
Setelah first lady Amerika Serikat, Michele Obama, berkerudung di Masjid Istiqlal Jakarta, kini giliran Ratu Elizabeth II melakukan hal serupa.Ia bahkan mengenakan jubah panjang warna keemasan, kerudung juga keemasan, tetapi masih dengan topinya saat memasuki Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ratu bersama Pangeran Philip dan rombongan. -
Rombongan ratu Inggris ini begitu turun dari British Airways dari London langsung ke masjid terbesar di UEA, peninggalan pendiri Kerajaan UEA Sheikh Zayed, Rabu (24/ 11/2010), dalam kunjungan pertamanya sejak 31 tahun terakhir. - Sebelum memasuki ruang utama masjid megah itu, Ratu juga menyempatkan diri ke makam Sheikh Zayed, pendiri Uni Emirat Arab.
Ratu menggarisbawahi bahwa UEA adalah negara sahabat yang penting bagi Inggris. Pasangan Kerajaan Inggris itu juga disertai Pangeran Andrew, Duke of York, yaitu anak ketiga Ratu Elizabeth II. - Dalam kunjungan itu juga dibicarakan terkait rencana pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton pada 29 April 2011 mendatang. - Saat Ratu mengenakan jilbab dan jubah panjang menjadi perhatian media di dunia. Apalagi ketika Ratu memasuki ruang utama masjid dengan hamparan karpet 35 ton terbesar di dunia, yang konon harus dikerjakan oleh 1.200 perempuan Iran.
Sang Ratu pun berjalan di atas karpet yang empuk itu dengan menggunakan stocking warna kulit dan kaus tangan tipis putih. - Adapun perempuan lain dari rombongan itu mengenakan abaya hitam panjang sebagaimana orang Arab. Jubah atau gaun panjang sang Ratu hingga kaki, bersulam emas dan kristal tampak gemerlap. Selendang atau jilbabnya diikat di kepala, menutup topi kotak dan rambutnya. - Setelah di Abu Dhabi, rombongan pasangan Kerajaan Inggris itu akan mengunjungi Oman, tetangga UEA, dalam rangka hubungan bisnis dan investasi. Rencananya rombongan Kerajaan Inggris mengadakan lawatan selama 5 hari di Timur Tengah. (Sumber: Kompas.com).
Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip (suaminya) dan Pangeran Andrew (anak ke 3 Ratu) dari Inggris, saat tiba di masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi.
Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip, Duke of Edinburg, saat memasuki masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi.
Menteri Negara Uni Emirat Arab, Reem al-Hashemi (tengah) dan seorang wanita pemandu budaya (kiri), berbincang-bincang dengan Ratu, sementara itu Putera Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahayan tampak mengobrol dengan Pangeran Andrew (kanan belakang).

















