Jumat, 30 April 2010

Jodoh & Kedewasaan Kita....

Jodoh adalah problema serius. Kemana pun mereka melangkah, pertanyaan- pertanyaan "kreatif" tiada henti membayangi. Kapan aku menikah? Aku rindu seorang pendamping, namun siapa? Aku iri melihat wanita muda menggendong bayi, kapan giliranku dipanggil ibu? Aku jadi ragu, benarkah aku punya jodoh? Atau jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil?

Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam realita. Kebanyakan orang ketika berbicara soal jodoh selalu bertolak dari sebuah gambaran ideal tentang kehidupan rumah tangga. Otomatis dia lalu berpikir serius tentang kriteria calon idaman. Nah, di sinilah segala sedu-sedan pembicaraan soal jodoh itu berawal. Pada mulanya, kriteria calon hanya menjadi 'bagian masalah', namun kemudian justru menjadi inti permasalahan itu sendiri.

Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi" calon: wajah rupawan, berpendidikan tinggi,
wawasan luas, orang tua kaya, profesi mapan, latar belakang keluarga harmonis,
dan tentu saja kualitas ke SHALIHAN...Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya ringan, "Apa salahnya? Ikhtiar tidak apa, kan ?"
Memang, ada juga jawaban lain, "Saya tidak pernah menuntut. Yang penting bagi saya calon yang SHALIH saja." Sayangnya, jawaban itu diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar senyum pun mahal.

Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh lebih cepat didapatkan oleh mereka yang memiliki sifat superior (serba unggul), namun kriteria tidak pernah menjadi penentu sulit atau mudahnya orang menikah. Pengalaman riil di lapangan kerap kali menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita selama ini.

Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih bergantung pada kedewasaan kita. Banyak orang merintih pilu, menghiba dalam doa, memohon kemurahan Allah, sekaligus menuntut keadilan- Nya. Namun prestasi terbaik mereka hanya sebatas menuntut, tidak tampak bukti kesungguhan untuk menjemput kehidupan rumah tangga.

Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu indah, bahkan lebih indah dari film-film picisan ala bintang India , Sahrukh Khan. Mereka tidak memandang bahwa kehidupan keluarga adalah arena perjuangan, penuh liku dan ujian, dibutuhkan napas kesabaran panjang, kadang kegetiran
mampir susul-menyusul. Mereka hanya siap menjadi raja atau ratu, tidak pernah menyiapkan
diri untuk berletih-letih membina keluarga.
Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan kehidupan individu, hanya dalam soal ujian dan beban jauh lebih berat. Jika seseorang masih single, lalu dibuai penyakit malas dan manja, kehidupan keluarga macam apa yang dia impikan?

Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan generasi muda kita menjadi manusia-manusia yang rapuh. Mereka sangat pakar dalam memahami sebuah gambar kehidupan yang ideal, namun lemah nyali ketika didesak untuk meraih keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus ideal, mereka menuntut orang lain yang menyediakannya. Adapun mereka cukup ongkang-ongkang kaki. Kesulitan itu pada akhirnya kita ciptakan sendiri, bukan dari siapa pun.

Bagaimana mungkin Allah akan memberi jodoh, jika kita tidak pernah siap untuk itu? "Tidaklah Allah membebani seseorang melainkan sekada sesuai kesanggupannya

Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh itu akan datang tanpa harus dirintihkan.
Kala itu hati seseorang telah bulat utuh, siap menerima realita kehidupan rumah tangga, manis atau getirnya, dengan lapang dada. Jangan pernah lagi bertanya, mana jodohku?
Namun bertanyalah,sudah
DEWASAKAH AKU..???

By novel attamimi
Langsung Ke TKP..

EDAN Coy..!! Lomba Lari Bugil..!!






















By novel attamimi
Langsung Ke TKP..

Cara Operasi kelamin "Pria Menjadi Wanita"

Operasi Mengubah Jenis Kelamin
Pertama uretra dipasang kateter
Kulit Penis dan Skrotum Dikupas
Testis Di Potong
Menanggalkan sebagain kulit Skortum
Memendekkan Uretra

Jaringan Erektil di Potong
Saraf Penis dipisahkan

Saraf harus dipertahankan untuk memungkinkan terjadinya Orgasme

Sekarang, operasi pemisahan sudah lengkap

Rongga Vagina dibentuk

Sisa penis dipotong

Sisa penis dan jaringan di masukkan kedalam

Pembentukan alur vagina

Stent dimasukkan untuk mengatasi penyempitan kembali

Zat khusus di semprotkan

Menyambung kulit skrotum dengan kulit perut

Terahir, pembentukan labia dan Klitoris
Beautiful Human made...

By novel attamimi
Langsung Ke TKP..

Beginilah Jadinya Jika Toket Cowok di Suntik Silikon

Hati-hati..!! Beginilah Jadinya Jika Toket Cowok di Suntik Silikon,
Toketnya Melar


By novel attamimi
Langsung Ke TKP..

Seorang Remaja Putri Dari India Bisa Menangis Darah

Seorang anak sekolah yang mengeluarkan darah secara spontan dari pori-pori telah membuat dokter bingung.

Indian Twinkle Dwivedi, 14, memiliki kelainan tidak terdiagnosis yang berarti dia kehilangan darah melalui kulitnya tanpa terluka atau tergores.

Remaja, dari Lucknar, Uttar Pradesh, bahkan telah menjalani transfusi darah setelah pendarahan dari mata, hidung, garis rambut, leher, dan telapak kaki sekitar 50 kali setiap hari.
Dia berkata: "Aku berdarah dari mataku, tanganku, kepalaku, dari mana-mana. Dari telinga, hidung dan mata juga.

"Tidak sakit ketika pendarahan dimulai. Tapi itu membuat saya lelah dan kadang-kadang saya sakit kepala. "

Dr George Buchanan, Amerika terkemuka pediatrik spesialis darah yang telah bekerja di Britania, pergi ke India untuk melihat ke dalam kasus Twinkle.

Ia mengunjungi keluarganya di Rumah Sakit di Mumbai Jaslok di mana ia mengamatinya.

Dia berkata: "Aku belum pernah melihat kasus seseorang yang mengeluarkan darah secara spontan dari kulit kepala atau telapak tangan mereka, atau membacanya di sejarah medis.

"Saya tertarik untuk melihat apakah aku bisa membantu Twinkle. "

Dokter dipanggil ke kamar hotel keluarga untuk menyaksikan pendarahan yang dimulai dari rambutnya. Ia terkejut tidak menemukan tanda-tanda luka, memar atau kemerahan.

Dr Buchanan berkata: "Rasanya tidak mungkin untuk secara fisik darah meresap melalui kulit utuh.

"Tapi aku tidak melihat tanda-tanda luka atau memar di manapun pada tubuhnya."

Ibu Twinkle Nandani Diwedi, 43, yang mengelola salon kecantikan serta merawat keempat putrinya, berkata: "Kami telah mencoba berdoa dan mencari bantuan medis untuk menyembuhkan Twinkle. Kadang-kadang Anda perlu untuk melakukan keduanya.

"Sungguh menyakitkan aku melihatnya seperti ini. Saya berbagi rasa sakitnya. "

Ahli Amerika Dr George Buchanan Twinkle mengamati pendarahan dari matanya di Rumah Sakit di Mumbai Jaslok.

Dr Buchanan dan timnya melakukan serangkaian tes termasuk memotong kulit Twinkle ke waktu seberapa cepat pendarahan berhenti.

Pengujian menunjukkan bahwa ia mungkin memiliki bentuk ringan kelainan pembekuan, yang berarti dia platelet tidak tetap bersatu dengan benar. Tapi ini tidak cukup untuk menjelaskan perdarahan spontan.

Dr Buchanan juga menyelidiki apakah Twinkle atau ibunya menyebabkan perdarahan sendiri.

Twinkle, berkata: "Saya tidak menyebabkan hal ini. Untuk apa saya membuat diri saya berdarah?

"Aku ingin pergi ke sekolah dan memiliki kehidupan yang normal. "

Dia telah kehilangan setidaknya dua tahun pendidikan setelah dua sekolah melarang dia dari kelas karena pendarahan.

Ayahnya Aditya Kumar Diewdi, 48, seorang pekerja rel kereta api, berkata: "Ini sangat menakutkan bagi keluarga saya. Kami hanya ingin membantu Twinkle menjadi lebih baik. "

Spesialis sekarang merencanakan pemantauan 24hour Twinkle begitu close-up kamera pengintai dapat merekam persis bagaimana pendarahan dimulai.

Dr Buchanan berkata: "Ada hubungan yang sehat antara Twinkle dan ibunya.

"Hati saya bilang mungkin ini adalah suatu kondisi yang kita belum pernah lihat sebelumnya."

Ia juga menunjukkan keluarga Twinkle mengunjungi mistik lokal, sedang diperiksa oleh seorang uskup Kristen untuk stigmata, dan mandi di Sungai Gangga.

Tahun lalu anak laki-laki Amerika, Calvino Inman, 16, dari Rockwood, Tennessee, juga mulai berdarah dari matanya, dan kasusnya kini sedang diselidiki oleh para dokter di Amerika Serikat.

By novel attamimi



Langsung Ke TKP..

5 Cara Sehat ala Rasulullah SAW

Gan, Rasul itu dikisahkan hanya sakit dua kali yang pertama karena diracun yang kedua karena mendekati ajalnya
Mengapa beliau bisa se sehat seperti itu mungkin dibawah ini bisa ane jelasin

1. Nabi Muhammad SAW selalu bangun menjelang fajar. Selesai shalat tidak tidur lagi tetapi terus memgucapkan zikir, mengaji, serta mencari nafkah. Bangun menjelang fajar memang lebih nyaman daripada bangun setelah terbit matahari karena bisa membuat tubuh kita lebih sehat, nyaman bugar.

2. Nabi Muhammad SAW makan sesudah lapar dan berhenti sebelum kenyang. Beliau makan untuk keperluan hidup, bukan hidup untuk makan.

3. Nabi Muhammad SAW bila marah tanpa emosi. Marah dengan disertai emosi tidak menunjukkan keikhlasan dan kecintaan kepada yang dimarahi. Artinya marah beliau hanya tampak dari wajah, tetapi nurani Rasulullah SAW menunjukkan sikap kasih sayang.

4. Nabi Muhammad SAW tidak pernah minum sambil bernafas. Air yang beliau minum selalu dari wadah yang tertutup. Menurut beliau, air dari wadah yang terbuka mudah terkena debu.

5. Nabi Muhammad SAW tidak menanggapi sesuatu yang menimpa tubuh (sakit) secara berlebihan. Karena bagi beliau, gampang mengeluh menunjukkan sifat tidak sabar.

kalau udah nglakuin itu semua, mungkin kita-kita bisa jadi lebih sehat percaya aja

By novel attamimi
Langsung Ke TKP..